KOMUNIKASI
AKTIF ORANG TUA DAN ANAK
Komunikasi antara orangtua dengan anak
harus dibangun secara harmonis untuk menanamkan pendidikan yang baik pada anak.
Buruknya kualitas komunikasi orangtua dengan anak berdampak buruk bagi keutuhan
dan keharmonisan keluarga. Perkembangan emosi anak dipengaruhi oleh perubahan
pola interaksi dan pola komunikasi dalam keluarga. Adapun macam- macam pola
komunikasi orangtua pada anak, yaitu:
1. Authoritarian
(otoriter) pola komunikasi ini sikap orangtua untuk
menerima sangat rendah, namun kontrolnya sangat dominant sehingga sering
terjadi hukuman secara fisik, cenderung emosional dan bersikap menolak. Pola
komunikasi otoriter memiliki arus hubungan komunikasi satu arah yang posisinya
tidak seimbang. Yaitu anak selalu menjadi komunikan tanpa diberi kesempatan
untuk menjadi komunikator.
2. Permissive (membebaskan) sikap pola
komunikasi orangtua untuk menerima tinggi namun kontrolnya rendah, memberikan
kebebasan pada anak untuk menyatakan keinginannya. Dalam pola komunikasi ini
anak diberikan kebebasan yang berlebihan untuk menentukan tentang segala hal
untuk pengambilan suatu keputusan untuk jalan hidupnya serta mengambil suatu
keputusan atau tindakan tentang masalah yang baik yang tengah dihadapinya.
Kontrol yang diterapkan orangtua pada anak sangat rendah sehingga anak merasa
kehilangan sosok yang menjadi contoh dan panutan dalam dirinya sehingga anak
berusaha memahami dirinya dengan cara mencari perhatian pada orang lain. Anak
akan melakukan pemberontakan jika keinginannya tidak dipenuhi sedangkan
orangtua hanya berusaha memenuhi kemauan anak tanpa memahami apa penyebab
tindakan anak itu sendiri.
3. Authoritative
(demokratis) sikap orangtua untuk menerima dan
kontrolnya tinggi. orangtua memberikan penjelasan tentang dampak perbuatan yang
baik dan buruk. Komunikasi interpersonal yang terjalin diantara orangtua dengan
anak bersifat terbuka, hal itu yang menciptakan feedback positif dalam
berkomunikasi. Sikap Orangtua yang memahami potensi anak kemudian mengarahkan
dan mengembangkan potensi inilah merupakan faktor yang menjadikan anak tersebut
memperoleh prestasi.
BIJAK MENDIDIK ANAK
A. Stimulasi kondusif dan positif.
Anak harus diberikan stimulasi positif secara sadar
oleh orang tua ataupun lingkungan sekitar. Stimulasi positif dan negatif akan memberikan dampak besar bagi anak
apabila orang tua tidak bisa mengendalikannya.
Karena anak akan menyerap semua yang diberi atau yang
dicontohkan oleh lingkungannya.
Adapun
hal yang harus di hindari oleh orang tua yaitu
:
1. Tidak memberikan label negatif
Salah memberikan label pada anak, anak malah mengikuti
perilaku yang sesuai dengan label tersebut.
2. Memuji berlebihan
Jangan
memuji anak secara berlebihan supaya anak
tidak sombong, angkuh dan merasa selalu lebih dari orang lain.
B. Mengembangkan kemampuan komunikasi anak
Berkomunikasi merupakan sarana yang baik untuk
membangun kecerdasan emosional seseorang, yang diyakini menjadi salah satu faktor utama kesuksesan hidup. Oleh sebab itu orang tua
harus belajar mendengarkan anak dan melatih mereka untuk mengungkapkan apa yang
mereka ingin sampaikan.
C. Mendidik dengan memberi contoh.
Anak
selalu mencontoh apa yang dilakukan orang tua. Untuk itu, berikan contoh yang
baik bagi anak.
Menurut Grisanti dkk. (1990:85-102) menyatakan bahwa komunikasi efektif
dapat dicapai melalui enam langkah:
1.Pernyataan
kemampuan
orangtua menyampaikan pernyataan akan membuat anak mengerti dan menyadari apa
yang dirasakan orangtua.
2.Mendengarkan
kemampuan
orang tua mendengarkan anak secara reflektif akan membantu dirinya dalam
membaca,memahami,dan menyadari apa yang telah diperbuat.
3.Menerima perasaan
kemampuan
orangtua menerima perasaan anak,berarti dia memahami dunia anak.
4.Menggunakan fantasi
kemampuan
orangtua menggunakan fantasi dapat mengarahkan dan menuntun anak melalui fantasi-fantasi
yang sesuai dengan dunianya.
5.Humor
kemampuan
orangtua melakukan komunikasi yang disertai humor,terutama manakala anak sedang
dilanda kegelishan,dan mengembalikan anak pada kondisi normal
Islamic
Hypnoparenting adalah seni mendidik anak dengan komunikasi verbal maupun
nonverbal yang sangat efektif sehingga setiap perkataan dan nasehat kita
didengarkan dan disimpan di pikiran bawah sadar anak sampai ia dewasa. Orang
tua yang berhasil menanamkan nilai-nilai kebaikan di piki-ran bawah sadar anak,
akan membuat anak terjaga sampai ia dewasa nanti.Karena pikiran bawah sadar
merupakan long term memory ( memori jangka panjang ) sehingga apapun yang
disimpan di dalam pikiran bawah sadar akan menjadi bagian dari tingkah laku
atau akhlak anak.
Sugesti
merupakan proses psikologis ketika seseorang membimbing pikiran, perasaan, atau
perilaku orang lain. Sugesti yang baik adalah sugesti yang melibatkan emosional
atau perasaan yang mendengarkan karena akan diterima di pikiran bawah sadarnya
sehingga komunikasi yang dilakukan menjadi efektif. Dalam Hypnoterapy sugesti
yang diberikan ini kekuatannya bekerja pada gelombang theta, ini merupakan
gerbang pintu masuk alam bawah sadar pada gelombang ini tubuh membentuk hormon
melatonin dan catecholamine sehingga orang merasa tenang, nyaman, dan bahagia.
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika
memberikan
sugesti pada anak :
-
hindari kata jangan
-
berikan pujian
-
hypnotic story telling
Komunikasi Nonverbal
yang Powerfull
Komunikasi
nonverbal adalah proses komunikasi atau penyampaian pesan yang dilakukan tidak
dengan kata-kata atau bahasa verbal, melainkan melalui petunjuk-petunjuk atau
tanda-tanda lain yang terjadi pada tubuh seseorang.
Bentuk
komunikasi nonverbal yang powerfull diantaranya :
-
mengusap kepala
-
mencium anak
-
memegang pundak
-
memeluk
-
memangku
-
membelai kepala
-
menatap mata
-
tersenyum
Dalam teori komunikasi
ada 3 hal yang sebagai kata kunci dalam berkomunikasi
1. Sender
( komunikator )orang yang pertama akan mengirim sinyal komunikasi melalui pesan
yang akan di sampaikan .
2. Message
( psan ) pesan yang ingin disampaikan oleh orang yang ingin menyampaikan pesan
tersebut. Berupa penjelasan nasehat,harapan atau ide.
3. Desender
( komunikan ) penerima pesan. Dalam keluarga orang yang akan banyak menerima
pesan adalah anak atau orang tua itu sendiri atupun anggota keluarga lainnya
yang berada dalam keluarga.
Manfaat komunikasi bagi
keluarga
Ketika
kita melakukan proses komunikasi bearti kita tengah melakukan peran sebagai
makhluk sosial. Komunikasi bagi individu atau setiasp anggota keluarga
bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan fisik dan psikologis.
Dalam
keluarga pastinya banyak pesan yang ingin disampaikan oleh setiap anggota
keluarga dari satu ke yang lain terutama pesan dari orang tua terhadap anak.
Dengan tujuan agar anak menangkap isi pesan berupa nasehat atau saran orang tua
sehingga anak hidupnya selamat dan bahagia dunia akhirat.
Cara – cara komunikasi
yang efektif
Bahasa
yang digunakan dalam komunikasi ada yang verbal dan ada yang nonverbal.
Komunikasi
verbal : komunikasi dengan menggunakan kata – kata ( bahasa ) baik dalam bentuk
lisan maupu tulisan .
Komunikasi
nonverbal : komunikasi yang tidak menggunakan kata – kata tetapi dengan
menggunakna kata – kata tetapi menggunakan bahasa dan gerakan anggota tubuh
seperti anggukan kepala atau lambaian tangan.
Komunikasi
akan efektif terhadap peserta didikk atau anak – anak pada saat kita
menggunakan bahasa yang sesuai dengan pemahaman mereka.
Prinsip – prinsip
komunikasi efektif
a.
Fasih
Mengucapkan
kata – kata atau kalimat dengan jelas . agar membantu kelancaran dalam proses
komunikasi.
b.
Ringkas
Kalimat
yang dituturkan dalam komunikasi hendaknya tidak terlalu panjang lebar.
c.
Mudah
dipahami
Banyak
orang dalam berkomunikasi menggunakan kata – kata asing sehingga orang yang
diajak bicara mengalami kesulitan dalam memahami artinya.
d.
Jujur
Kejujuran
dari komunikator akan dapat menimbulkan kesan positif dari kemunikan .
e.
Menarik
Komunikasi
akan efektif jika menarik.pendidik sebagai komunikator akan diperhatikan apa –
apa yang diucapkan akan menjadi fokus perhatian peserta didik jika diucapkan
dengan gaya yang menarik.
Komunikasi verbal yang
efektif
a.
Lisan
Orang
tua yang mempunyai banyak waktu dirumah dapat menyampaikan informasi atau
berinteraksi langsung melalui lisan. Sapaan assallamu’alaikum, selamat pagi,
senda gurau aktivitas yang akan atau baru dilalui dapat diceritakan kepada
anggota keluarga secara langsung dengan kata – kata melalui lisan .
Ketika
ibu meminta anaknya untuk belajar atu membantu pekerjaan rumah tangga , ia
dapat mengucapkan kata – kata langsung melalui instruksi yang singkat dan jelas
.
b.
Tulisan
Bagi
orang tua yang tidak memliki waktu cukup untuk berinteraksi dengan sesama
anggota keluarga tentu dapat menggunakan komunikasi tulisan. Orang tua sang
super sibuk jugadapat berkomunikasi dengan anggota keluarganya yaitu melalui
media ( alat ) komunikasi. Telepon, internet, atau alat komunikasi yang lainnya
dapat digunakan sebagai penghubung antara satu dengan yang lainnya.
Komunikasi
tulisan dapat dilakukan melalui media ketas dan elektronik .media kertas
tersebut dapat digunakan untuk menulis surat.
Komunikasi nonverbal
yang efektif .
Komunikasi
nonverbal biasanya mapu menyampaikan pesan atau informasi yang tidak dapat di
ucap dengan lisan maupun tulisan.bahasa nonverbal dapat dilihat dari ekspresi
wajah , gerak tubuh , postur, atau kontak mata.
SUMBER:
“Rahasia Mendidik Anak Cerdas”Wiyono & Obey Angga
Nursyahid
“MENCETAK ANAK UNGGUL” DR. ISKANDAR
JUNAIDI
Shochib, Moh.2000.Pola Asuh Orang Tua Dalam
Membantu Anak Mengembangkan Disiplin Diri.Jakarta: rineka cipta.
Islamic
Hypnoparenting Septian El Syakir S.EI. CNLP, CHt, CL
BUKU PENDIDIKAN
KELUARGA TEORITIS DAN PRAKTIS,Dr.
HELMAWATI,S.E., M. Pd.I
Tidak ada komentar:
Posting Komentar