Minggu, 30 Agustus 2015
Sabtu, 29 Agustus 2015
puisi
Lautan
hati
Embun pagi selalu menyapaku dengan senyuman
Terik matahari memberi seribu tetesan makna
Lambat laun aku selalu
berjalan
Berjalan di atas
derasnya hujan di siang yang indah dan menawan
Aku akan selalu
tersenyum
Wahai senja yang
kelam…..
Tak pernah aku sadari
ternyata aku sudah berada di penghujung malam
Kita akan berpisah di
sini
Di tempat kita memadu
kasih
Di tempat kita merayu
Di tempat di mana kau
kenalkan aku
Antara cinta, rindu, benci, dan sakit…..
SUNYI
Malam ini aku duduk di
antara kehampaan dan kesunyian malam
Ku tarik lembaga hasrat ke dalam satu tujuan
Tujuan yang hari ini
terasa jauh dari gengaman
Aku ingin berjalan dengan satu arah
Arah yang akan
membawaku pada suatu tujuan hidup yang indah dan menawan
Kenapa aku harus
tersedu?
Mengapa aku harus
menangis?
Ini adalah hidup yang
indah
Dengan sejuta derita
penuh makna
Air mata hanya akan
membuat hati terluka dan merana
Jauh dari pandangan
mata
Ada sesuatu hal yang
indah
Direncanakan Yang Kuasa
untukku……
MALAM
Senandung bernyayi di
gelap malam
Rintik hujan dan
dersis angin silih berganti menerpa
Kesunyian mencekam
Rembulan malam
bericara
Kapan malam gelap ini
akan berlalu?
Suara pekik tawa
Rembulan kecewa
Dan hari ini malam
gelap tanpa rembulan menyinarinya………..
Langganan:
Postingan (Atom)